PENERAPAN MODEL READING TO LEARN (R2L) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SAINS SISWA KELAS VIII
- Model Pembelajaran, Reading to Learn, Keterampilan Literasi Sains
Abstract
Pendidikan di Indonesia saat ini sudah mengalami pergesaran paradigma, dimana pergeseran paradigma ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantittas dari pendidikan. Pergeseran paradigma ini memberikan dampak terhadap proses pendidikan, yakni proses pembelajaran harus mempunyai nilai, makna, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mengantarkan Pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik. Model Reading to Learn (R2L) merupakan model dari sebuah program membaca untuk belajar, dimana dalam model Reading to Learn (R2L) ini memaparkan pengetahuan tentang pedagogik dan bahasa yang mendasari model ini. Penelitian ini ialah penelitian berjenis eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain penelitian Randomized Control Group Only Design. Pada penelitian ini, rata-rata kelas kontrol sebesar 60,93 dan kelas eksperimen sebesar 70,26. Di samping itu, penelitian memperoleh nilai post-test pada kelas eksperimen dan kontrol mempunyai sejumlah nilai thitung sebesar 6,60 dan untuk ttabel sebesar 2,00, maka diperoleh keterangan bahwa H0 ditolak dan Hi diterima karena hasil yang diperoleh lebih besar daripada ttabel yang telah ditentukan. Hal ini terjadi karena pada proses pembelajaran sudah mendapatkan perlakuan khusus untuk masing-masing kelas. Maka dari itu, kesimpulan dari pengujian hipotesis yaitu terdapatnya pengaruh model Reading to Learn (R2L) terhadap keterampilan literasi sains siswa pada materi Usaha dan Pesawat Sederhana di SMP Negeri 33 Padang.